Kloter UPG-27 Tiba di  Makassar, Kakanwil Kemenhaj Papua Ajak Doakan Dua Jemaah yang Masih Dirawat di Madinah

oleh -103 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kemenhaj Papua, Makassar – Suasana penuh syukur dan haru menyelimuti kedatangan Jemaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) UPG-27 asal Provinsi se-Papua di Asrama Haji Debarkasi Makassar pada Minggu (21/06/2026) siang. Sebanyak 391 jemaah dan petugas haji dijadwalkan kembali ke Tanah Air setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, meski dua jemaah di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Madinah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kabupaten Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, Kepala Kakanwil Kemenhaj Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, beserta para Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah dari Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Mimika, Nabire, Merauke, Biak, Jayawijaya, dan Kepulauan Yapen.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Papua, H. Musa Narwawan, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh petugas kloter, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar, serta seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Papua, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh petugas kloter, PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, tenaga kesehatan, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta semua pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji. Sinergi yang terbangun menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” ujar H. Musa Narwawan.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan jemaah haji asal Provinsi se-Papua dalam keadaan sehat walafiat. Menurutnya, hal tersebut merupakan nikmat besar yang patut disyukuri setelah para jemaah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena mayoritas jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan dalam keadaan sehat. Ini merupakan anugerah dari Allah SWT yang patut kita syukuri bersama,” katanya.

Meski demikian, H. Musa Narwawan menyampaikan bahwa masih terdapat dua jemaah haji asal Provinsi se-Papua yang hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di Madinah. Kedua jemaah tersebut adalah Najamuddin Muhamad Shidik yang dirawat di King Fahad Hospital Madinah serta Marhuma Sagga Tutu yang sedang mendapatkan perawatan di Saudi Germani Hospital Madinah.

Ia mengajak seluruh jemaah, petugas, serta masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar kedua jemaah tersebut segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.

“Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang masih menjalani perawatan di Madinah. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, mengangkat penyakitnya, memberikan kekuatan lahir dan batin, serta mempertemukan mereka kembali dengan keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” ajaknya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan manifest Kloter UPG-27 yang diwakili oleh Wakil Bupati Kabupaten Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, sebagai bagian dari proses resmi serah terima kepulangan jemaah haji asal Provinsi se-Papua dari penyelenggara kepada pemerintah daerah.

Setelah rangkaian seremoni penerimaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian air zam-zam dan koper jemaah sebagai bagian dari proses debarkasi sebelum para jemaah melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

Sebagai informasi, jumlah jemaah dan petugas haji Kloter UPG-27 yang kembali ke Tanah Air sebanyak 391 orang. Dari jumlah tersebut, dua jemaah masih berada di Madinah untuk menjalani perawatan medis, yakni Najamuddin Muhamad Shidik di King Fahad Hospital Madinah dan Marhuma Sagga Tutu di Saudi Germani Hospital Madinah.

Kepulangan Kloter UPG-27 menjadi salah satu penutup rangkaian operasional pemulangan jemaah haji asal Provinsi se-Papua tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Semangat kebersamaan, pelayanan yang humanis, serta kolaborasi seluruh unsur penyelenggara diharapkan terus menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji pada tahun-tahun mendatang, sehingga seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur. (Fia/AndiAsrul).

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.