Kepala Kanwil Kemenag Papua Lantik 13 Pejabat Pengawas dan Fungsional, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

oleh -8 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jayapura (Kemenag Papua) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 13 pejabat pengawas serta pejabat fungsional di lingkungan Kanwil Kemenag Papua. Pelantikan berlangsung secara luring dan daring di Aula Sasana Krida Bhakti Kanwil Kemenag Papua, Kamis (18/6/2026).

Pejabat yang dilantik terdiri atas Jabatan Pengawas dan Jabatan Fungsional Penghulu, Penyuluh Agama, dan Guru. Kegiatan tersebut turut dihadiri para pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Papua.

Dalam sambutannya, Klemens Taran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang menerima amanah baru. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diberikan negara bukan sekadar penghargaan, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas, dedikasi, dan profesionalisme.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu yang hari ini menerima amanah baru dari negara. Jabatan yang diberikan bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi,” ujarnya.

Menurutnya, pejabat pengawas, penghulu, penyuluh agama, maupun guru memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program Kementerian Agama di Papua. Khusus bagi pejabat pengawas, ia meminta agar mampu menjadi pendukung utama pimpinan dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

“Keberhasilan Kementerian Agama di kabupaten dan kota sangat bergantung pada kinerja pejabat pengawas. Karena itu, saudara-saudara harus mampu menjadi pendukung utama bagi pimpinan dalam menjalankan program dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Klemens menjelaskan, pelantikan tersebut juga merupakan bagian dari upaya penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten guna memenuhi kebutuhan organisasi, termasuk dalam mendukung pengembangan wilayah Daerah Otonom Baru (DOB) di Tanah Papua.

“Orientasi kita hari ini adalah mempersiapkan Bapak dan Ibu agar memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk menduduki jabatan-jabatan strategis di masa mendatang,” katanya.

Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi dan koordinasi di unit kerja masing-masing agar pelaksanaan program dan anggaran dapat berjalan sesuai target.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin administrasi, terutama dalam memenuhi kewajiban pelaporan kepegawaian, organisasi dan tata laksana, serta pengelolaan keuangan.

“Jangan sampai kewajiban administrasi terlambat karena kelalaian. Catat seluruh batas waktu pelaporan dan laksanakan tepat waktu agar tidak terus-menerus diingatkan,” pesannya.

Kepada para guru, penyuluh agama, dan penghulu yang menerima SK Jabatan Fungsional, Klemens mendorong agar terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan karier hingga mencapai jenjang tertinggi.

“Saya berharap dari ASN lingkup Kanwil Kemenag Papua nantinya akan lahir pejabat fungsional yang mampu mencapai jenjang Ahli Utama. Jangan pernah merasa tidak mampu sebelum mencoba. Semua bisa dicapai apabila dimulai dengan kesungguhan dan kerja keras,” ungkapnya.

Menurut Klemens, jabatan fungsional memiliki prospek pengembangan karier yang baik sekaligus membuka ruang luas bagi peningkatan profesionalisme ASN. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat fungsional untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah keterbatasan anggaran, ia mengajak seluruh ASN Kanwil Kemenag Papua untuk tetap menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam bekerja.

“Inovasi tidak selalu membutuhkan biaya besar. Banyak hal yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerah masing-masing. Yang penting adalah kemauan untuk berkreasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Klemens juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang selama ini mendukung para ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Suami maupun istri harus saling menopang agar amanah yang diberikan negara dapat dijalankan dengan baik. Dukungan keluarga sangat menentukan keberhasilan dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga etika, loyalitas, serta semangat kerja sama dalam organisasi. Menurutnya, setiap ASN harus mampu menjadi bagian dari tim yang solid dan mendukung kepemimpinan di unit kerja masing-masing.

Sementara itu, Klemens mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga nama baik Kementerian Agama.

“Mari kita jaga dan besarkan Kementerian Agama, karena di sinilah tempat kita mengabdi dan membangun masa depan. ASN Kementerian Agama harus menjaga perilaku, menjadi teladan bagi umat, serta menunjukkan integritas dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Khusus kepada para guru, ia menegaskan bahwa lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Sementara kepada para penyuluh agama dan penghulu, ia meminta agar terus hadir di tengah masyarakat sebagai ujung tombak pelayanan dan pembinaan keagamaan.

“Masyarakat mengenal Kementerian Agama melalui para penyuluh dan penghulu. Karena itu jadilah duta-duta Kementerian Agama yang mampu menghadirkan pelayanan, pembinaan, dan informasi keagamaan secara luas,” pesannya.

Menutup sambutannya, Klemens berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Pengabdian yang tulus dan berkualitas akan membawa manfaat bagi masyarakat, institusi, dan pada akhirnya akan berdampak pada kesejahteraan hidup kita semua,” pungkasnya. (Asrul)

(Humas)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.